Ia mengingatkan seluruh jajaran agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat sejumlah kabupaten di Provinsi Bengkulu telah mengalami bencana banjir, sementara di beberapa wilayah lain di Indonesia dilaporkan curah hujan sudah berada pada kategori sangat tinggi.
“Sesuai instruksi Bapak Gubernur, seluruh alat berat harus dalam kondisi siaga dan standby. Apabila sewaktu-waktu terjadi bencana, kita harus siap bergerak cepat ke lokasi,” tegas Herwan Antoni, yang juga menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu.
Herwan menekankan, khusus untuk kejadian bencana yang berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu, penanganan harus dilakukan secara cepat dan tepat tanpa penundaan, guna meminimalkan dampak serta menghindari hambatan di lapangan.
















