Helmi menegaskan, Bengkulu memiliki nilai historis yang kuat bagi Indonesia. Sebagai tanah kelahiran Ibu Fatmawati Soekarno, Bengkulu memiliki tempat tersendiri dalam sejarah bangsa.
Selain nilai sejarah, Gubernur juga menyoroti berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tengah berjalan di Bengkulu sebagai alasan kuat agar Garuda tetap bertahan.
Proyek-proyek tersebut antara lain lanjutan pembangunan jalan tol, transformasi Pelabuhan Pulau Baai menjadi pelabuhan ultimate terbesar di Sumatera, hingga pengembangan Bandara Fatmawati Soekarno menuju status bandara internasional.
“Kami berharap agar Garuda Indonesia dapat tetap melayani penerbangan pada tahun 2026 dan seterusnya di Bengkulu, seiring akan dimulainya proyek-proyek strategis nasional tersebut,” tegas Helmi.
















