Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata menegaskan pembukaan PPDS Obsgyn merupakan langkah strategis Unib dalam merespons krisis dokter spesialis, khususnya di Bengkulu dan wilayah Sumatera Bagian Selatan.
“Kami berkomitmen memenuhi seluruh persyaratan dan standar kelayakan. Target kami, semester ganjil 2026 PPDS Obgyn FKIK Unib sudah mulai menerima mahasiswa,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara Unib, Pemerintah Provinsi Bengkulu, serta rumah sakit mitra guna memperkuat layanan kesehatan dan menghasilkan dokter spesialis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap PPDS Obgyn merupakan bagian dari kebijakan Bantu Rakyat di sektor kesehatan.
















