<strong>BEKENTV</strong> - Ada beberapa efek samping teh rosella yang penting untuk diketahui, simak penjelasannya di sini. Bunga rosella merupakan tanaman yang berasal dari Afrika Tropis, namun kini telah banyak dibudidayakan diseluruh dunia termasuk Indonesia. Bunga rosella kaya akan berbagai nutrisi dan senyawa bioaktif, seperti vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Asam malat dan asam sitrat memberikan rasa asam sekaligus membantu proses detoksifikasi tubuh. Selanjutnya mineral mengandung zat besi, kalsium, dan magnesium yang baik untuk kesehatan. Bunga rosella memiliki ciri khas kelopak bunga yang tebal, berwarna merah tua, dan rasa yang sedikit asam.<!--nextpage--> Apalagi ketika teh yang berasal dari kelopak bunga ini dikonsumsi secara berlebihan, dampak negatif yang ditimbulkan bagi kesehatan cukup membuat was-was Picu dampak negatif, inilah sejumlah efek samping mengonsumsi teh rosella, apalagi ketika dikonsumsi secara berlebihan. Walaupun secara umum teh rosella aman dikonsumsi, ingatlah untuk mengonsumsinya secara hati-hati dan aman. Polifenol dan flavonoid bermanfaat untuk melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan sel. Berikut ini telah dirangkum beberapa efek samping teh rosella yang perlu diketahui. <strong>Efek samping konsumsi teh rosella</strong> <strong>1. Penurunan tekanan darah (Hipotensi)</strong><!--nextpage--> Rosella memiliki sifat antihipertensi, sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Bagi orang yang sudah memiliki tekanan darah rendah (hipotensi) atau yang sedang mengonsumsi obat antihipertensi, ini dapat menyebabkan pusing, lemas, atau bahkan pingsan. <strong>2. Gangguan pada penderita batu ginjal</strong> Kandungan asam oksalat pada bunga rosella dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal pada orang yang rentan. <strong>3. Gangguan pencernaan</strong> Konsumsi berlebihan bisa menyebabkan efek samping ringan seperti perut kembung, mual, atau diare pada beberapa orang. <strong>4. Reaksi alergi</strong> Pada individu tertentu, konsumsi rosella dapat memicu reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, atau pembengkakan.<!--nextpage--> <strong>5. Interaksi dengan obat-obatan</strong> Rosella dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, seperti obat antihipertensi dan obat antidiabetes. Obat antihipertensi dapat meningkatkan risiko tekanan darah terlalu rendah. Sedangkan obat antidiabetes bisa memperkuat efek penurunan gula darah, sehingga meningkatkan risiko hipoglikemia. <strong>6. Efek pada kehamilan dan menyusui</strong> Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rosella dalam jumlah besar dapat memengaruhi hormon dan menstimulasi menstruasi, yang berpotensi meningkatkan risiko keguguran. Konsumsi selama kehamilan dan menyusui sebaiknya dilakukan dengan hati-hati atau setelah berkonsultasi dengan dokter.<!--nextpage--> <strong>7. Efek psikoaktif ringan</strong> Dalam beberapa kasus, konsumsi bunga rosella dilaporkan dapat menyebabkan sensasi kantuk atau relaksasi berlebih karena sifatnya yang menenangkan. <strong>Tips Aman Konsumsi:</strong> Batasi konsumsi rosella pada takaran yang wajar (misalnya, satu atau dua cangkir teh rosella per hari). Hindari konsumsi berlebihan, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan rosella secara rutin, terutama jika sedang hamil, menyusui, atau memiliki riwayat penyakit tertentu. Jika terjadi efek samping setelah konsumsi, hentikan penggunaannya dan segera konsultasikan dengan tenaga medis.<!--nextpage--> Inilah beberapa efek samping teh rosella yang perlu diketahui. Semoga membantu.