Lebih lanjut, sebagai upaya pengembangan budidaya ikan, Rifai berharap program ini mampu menjadi pemicu tumbuhnya destinasi wisata baru di Bengkulu Selatan.
“Kami berharap benih ikan ini dapat berkembang dan menjadikan tebat-tebat ini sebagai destinasi wisata baru bagi masyarakat dan pengunjung dari luar daerah,” tutup Rifai.
Adapun titik lokasi penebaran benih ikan nilem sebanyak 33.000 ekor adalah sebagai berikut.
– Tebat Gelumpai, Kecamatan Pasar Manna, 7.000 ekor
– Tebat Rukis, Kecamatan Pasar Manna, 7.000 ekor
– Tebat Desa Ketaping, Kecamatan Manna, 7.000 ekor
– Tebat Desa Selali, Kecamatan Pino Raya, 6.000 ekor
















