“Untuk tahun ini direncanakan akan ada 100 penerima manfaat yang tersebar di tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan,” jelas Nopi.
Dalam pelaksanaannya, jenis ikan yang dibudidayakan adalah ikan lele. Setiap penerima manfaat akan memperoleh dua ember, 140 bibit ikan lele, serta pakan ikan sebanyak 14 kilogram guna menunjang keberhasilan budidaya.
Sementara itu, berdasarkan hasil monitoring pelaksanaan program pada tahun 2025 lalu, khususnya di wilayah Pino Raya, budidaya ikan lele menunjukkan hasil yang cukup baik. Ikan yang dibagikan kepada masyarakat mampu berkembang dengan optimal, meskipun terdapat kematian ikan, namun jumlahnya tidak melebihi 10 persen.
















