Ia mengaku mewakili ribuan tenaga honorer lainnya yang saat ini dirumahkan, berharap agar dapat kembali diberdayakan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Seluma.
“Umur Saya sudah 50 tahun pak, kalo untuk cari kerja rasanya tidak ada yang mau nerima lagi. Jadi saya cuma ingin diberdayakan lagi pak, karena saya sudah lama bekerja di instansi itu,” harapnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, menegaskan bahwa tugas pemerintahan sejatinya dijalankan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), bukan bergantung pada tenaga honorer.
“Untuk PNS yang justru mengandalkan tenaga honorer sebaiknya mundur saja dari jabatannya. Jika masih mengandalkan tenaga honorer untuk bekerja,” ujar Sekda Seluma.
















