Selain itu, pihaknya juga mengajukan bantuan buku yang diperuntukkan bagi pojok baca dan penguatan koleksi perpustakaan desa. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan yang berkualitas.
“Kami juga mengajukan bantuan buku untuk pojok baca dan perpustakaan desa, agar masyarakat lebih mudah mengakses bahan bacaan,” ujarnya.
Terkait minat baca masyarakat, Maharkindinata menegaskan bahwa saat ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan.
“Kalau untuk minat baca masyarakat sendiri saat ini sangat meningkat,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan dalam pelaksanaan program penguatan literasi, terutama keterbatasan sarana dan jangkauan layanan.
















