BENGKULU, BEKENTV – Degradasi atau kemunduran demokrasi mulai terlihat di tingkat mahasiswa. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Raya (Pemira) Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa (Presma dan Wapresma) Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Bengkulu (BEM KBM Unib) periode 2026 yang hanya diikuti satu pasangan calon dan melawan kotak kosong.
Tahapan Pemira telah dimulai sejak 19 Februari 2026 dengan agenda pengambilan nomor urut pasangan calon, deklarasi Pemira damai, serta penandatanganan fakta integritas oleh calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa. Keesokan harinya, 20 Februari 2026, masa kampanye resmi dimulai.
















