Sedangkan pada 18 Januari 2026, status Siaga dipusatkan di wilayah Bengkulu Utara (Pulau Enggano), sementara wilayah lainnya masih berada pada level Waspada.
BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang yang dapat terjadi selama periode tersebut di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
“Peringatan dini ini merupakan akumulasi curah hujan harian tertinggi dalam satu provinsi. Informasi cuaca dapat terus diperbarui dan diakses melalui aplikasi InfoBMKG atau situs resmi BMKG,” tambahnya.
BMKG mengimbau masyarakat, nelayan, serta pemerintah daerah untuk terus memantau perkembangan cuaca dan mengambil langkah antisipatif guna meminimalkan risiko bencana.
















