<strong>BEKENTV</strong> - Ada beberapa kelompok orang yang dilarang untuk mengonsumsi sereh, lantaran bisa mengakibatkan masalah kesehatan jadi terganggu. Sereh atau serai adalah bahan alami yang sering digunakan sebagai bumbu masakan dan minuman herbal. Namun, dibalik kegunaannya dalam minuman herbal, perlu diketahui bahwa, tidak semua orang dapat mengonsumsi sereh dengan aman lantaran beberapa kelompok orang justru disarankan untuk menghindari konsumsi sereh, terutama jika memiliki kondisi kesehatan tertentu. Efek samping sereh biasanya jarang terjadi, namun tetap perlu diwaspadai, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dan melebihi aturan yang semestinya.<!--nextpage--> Hal ini lantaran bagi sebagian orang, sereh dapat menyebabkan reaksi alergi atau memicu gangguan kesehatan lainnya. Berikut ini, BEKENTV telah merangkum 6 kelompok orang yang dilarang untuk mengonsumsi sereh. <strong>Kelompok Orang yang Dilarang Konsumsi Sereh</strong> <strong>1. Ibu Hamil dan Menyusui</strong> Kelompok orang pertama yang tidak boleh mengonsumsi sereh adalah ibu hamil dan menyusui yang sebaiknya berhati-hati dalam mengonsumsi serai. Hal ini lantaran terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi sereh dalam jumlah besar dapat memicu kontraksi rahim, yang berisiko menyebabkan keguguran atau persalinan prematur.<!--nextpage--> Selain itu, efek sereh terhadap bayi yang menyusui juga belum sepenuhnya diketahui sehingga sebaiknya hindari atau dikonsumsi dalam jumlah yang sangat kecil setelah berkonsultasi dengan dokter. <strong>2. Orang dengan Masalah Pencernaan Sensitif</strong> Kelompok orang dengan gangguan pencernaan sensitif, seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) atau gastritis juga sebaiknya menghindari sereh. Hal ini lantaran kandungan dalam sereh dapat memicu iritasi pada saluran pencernaan sehingga memperburuk gejala seperti nyeri perut, kembung, atau diare. <strong>3. Penderita Gangguan Hati atau Ginjal</strong> Kelompok orang dengan gangguan fungsi hati atau ginjal juga perlu menghindari konsumsi sereh lantaran kandungan di dalamnya tidak baik untuk penderita kondisi ini.<!--nextpage--> Pasalnya, sereh memiliki sifat diuretik yang dapat memperberat kerja ginjal dan mempengaruhi metabolisme obat-obatan di dalam tubuh. <strong>4. Orang yang Mengonsumsi Obat Pengencer Darah</strong> Orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah juga sebaiknya menghindari konsumsi sereh. Pasalnya, sereh diketahui memiliki efek antikoagulan yang dapat memperlambat pembekuan darah. Oleh karena itu, orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah, seperti warfarin, sebaiknya tidak mengonsumsi sereh. <strong>5. Penderita Alergi Sereh atau Tanaman Serupa</strong> Beberapa orang mungkin memiliki alergi terhadap sereh atau tanaman lain dalam keluarga Poaceae sehingga mereka tentunya tidak boleh mengonsumsi sereh.<!--nextpage--> Reaksi alergi yang ditimbulkan oleh penderita kondisi ini dapat berupa gatal-gatal, ruam kulit, hingga sesak napas. <strong>6. Anak-Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus</strong> Kelompok lainnya yang tidak boleh mengonsumsi sereh adalah anak-anak dengan kondisi kesehatan khusus. Anak-anak, terutama yang memiliki kondisi kesehatan khusus seperti gangguan pernapasan atau pencernaan, sebaiknya tidak diberikan sereh tanpa konsultasi dokter. Hal ini lantaran anak-anak cenderung lebih sensitif terhadap senyawa tertentu dalam sereh, yang dapat memicu reaksi negatif seperti mual, muntah, atau iritasi saluran pencernaan.<!--nextpage--> Demikian itulah 6 kelompok orang yang dilarang untuk mengonsumsi sereh. Semoga membantu!