Fa’budillaha mukhlisal lahud-din
“Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.” (QS. Az-Zumar: 2)
Ayat ini merupakan perintah langsung untuk beribadah secara ikhlas.
Para ulama menjelaskan bahwa ikhlas adalah memurnikan tujuan hanya untuk Allah tanpa mencampurnya dengan riya atau kepentingan dunia.
Dalam kehidupan sehari-hari, ayat ini mengajarkan agar setiap amal (sekecil apa pun) dilandasi niat yang benar.
3. QS. Al-Ikhlas Ayat 1–4, Tauhid sebagai Puncak Keikhlasan
Allah SWT berfirman:
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ
















