“Kami akan kembali menggencarkan razia pelajar dan remaja, khususnya anak-anak yang bolos sekolah dan melakukan kegiatan yang tidak terpuji,” ujar Efredy.
Ia menjelaskan, usia remaja merupakan masa yang sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan karena tingginya rasa ingin tahu dan keinginan untuk mencoba hal-hal baru. Kondisi tersebut berpotensi mendorong remaja terlibat dalam kenakalan dan perilaku menyimpang.
“Pada usia remaja, rasa ingin tahu anak itu sangat tinggi, sehingga rawan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Melalui razia ini, kami berharap dapat mencegah kenakalan remaja sejak dini,” jelasnya.
















