Mengenai jumlah pejabat yang akan bergeser, Bupati menjelaskan bahwa proses penempatan masih terus digodok. Ia memberikan jaminan bahwa pengisian jabatan akan didasarkan pada prinsip the right man on the right place, dengan mempertimbangkan latar belakang pendidikan dan kemampuan teknis masing-masing ASN.
“Mutasi tujuannya untuk penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja OPD. Sehingga pejabat yang ditempatkan memang yang berkompeten. Sesuai dengan latarbelakang keilmuannya,” ujarnya lagi.
Tak hanya untuk pejabat eselon menengah dan bawah, kekosongan di kursi pimpinan tinggi juga akan segera diselesaikan. Bupati mengungkapkan bahwa Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi eselon II juga dijadwalkan mulai berjalan pada bulan ini, segera setelah mutasi eselon III dan IV tuntas.
















