BENGKULU, BEKENTV – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma berencana membangun gapura selamat datang di titik perbatasan Seluma–Kota Bengkulu.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Seluma, M. Saipullah. Ia menyebutkan bahwa gapura tersebut akan dibangun di wilayah Kelurahan Babatan, Kecamatan Sukaraja, dengan pagu anggaran sebesar Rp 740 juta.
“Ya, akan kita bangun, perencanaannya sudah tinggal pelaksanaan pembangunan dengan pagu anggaran Rp 740 juta,” sampainya.
Menurut Saipullah, perencanaan pembangunan sudah selesai. Saat ini tahapan yang berlangsung adalah masa sanggah atas proses lelang yang telah dilakukan.
Jika tidak ada kendala, maka dalam waktu dekat akan dilakukan titik nol pekerjaan untuk memulai pembangunan gapura.
Ia menambahkan, sebelum pembangunan dimulai, Dinas PUPR bersama Bagian Pemerintahan, Disperkimhub, dan Sekretariat Pemkab Seluma akan duduk bersama menentukan lokasi pembangunan secara pasti.
“Kita akan rapat terlebih dahulu untuk titik koordinat pekerjaan gapura selamat datang ini,” jelasnya.
Sementara itu, Kabag Administrasi Pemerintahan Sekretariat Pemkab Seluma, Suparto MSi, menegaskan bahwa lokasi pembangunan gapura masih akan dimusyawarahkan lebih lanjut.
Menurutnya, pembangunan gapura tidak serta-merta ditentukan tepat di garis batas Kabupaten Seluma dengan Kota Bengkulu, karena sifatnya hanya sebagai simbol penyambutan.
“Pembangunan gapura selamat datang ini hanya sebuah simbol semata, tidak serta-merta berada di batas Kabupaten Seluma dengan Kota Bengkulu,” tegasnya.
Suparto menambahkan, tapal batas resmi antara Seluma dan Kota Bengkulu tetap berpedoman pada Permendagri No. 83 Tahun 2019 tentang batas wilayah.
Oleh karena itu, dimungkinkan lokasi pembangunan gapura tidak persis di titik tapal batas, melainkan sedikit bergeser ke wilayah terdekat.
“Kita akan sepakati bersama terlebih dahulu untuk lokasi gapura selamat datang. Ini ditegaskan hanya simbol penyambutan, baik dari arah Kota Bengkulu menuju Seluma maupun sebaliknya,” pungkasnya.
Pembangunan gapura selamat datang ini diharapkan tidak hanya menjadi penanda administratif, tetapi juga menjadi ikon baru yang dapat mempercantik wajah Kabupaten Seluma di jalur perbatasan.
















