Bupati berharap pengurus masjid dapat memfasilitasi pemudik dengan keamanan area parkir, kebersihan toilet, serta ketersediaan air wudhu yang cukup. Selain itu, penyediaan fasilitas tambahan seperti pengisian daya gawai (charging station), ruang istirahat, hingga air minum dan makanan ringan sangat disarankan.
“Walaupun tidak semua fasilitas terpenuhi, setidaknya pemudik merasa nyaman dan terkesan saat singgah beristirahat,” tambahnya.
Ia memprediksi arus mudik akan mulai padat pada H-8 Idulfitri, yakni sekitar tanggal 13 hingga 29 Maret 2026. Bupati menekankan bahwa pelayanan ini bukan hanya bentuk pengabdian masyarakat, tetapi juga ladang amal saleh bagi para pengurus masjid.
















