“Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan seluruh makhluk, semua binatang melata, burung, dan manusia.
Allah berkata kepada binatang dan burung, ‘Jadilah kalian tanah!’ Saat itulah orang kafir berkata, ‘Oh, andai saja aku menjadi tanah (QS An-Naba ayat 40),'” (HR Ibnu Jarir).
Kendati demikian, hadist tersebut menjelaskan kondisi hewan dan manusia berbeda, sehingga perbuatan apapun yang dilakukan hewan tidaklah dihitung ataupun mendapat balasan.
Selain itu dalam Islam, kucing tidak masuk ke dalam surga karena di akhirat tak sama kehidupannya di dunia.
Terdapat hal-hal yang sungguh di luar nalar akan muncul, hal tersebut juga menyangkut tentang surga bagi manusia dan hewan. Walaupun kucing tak dapat masuk ke surga, bukan berarti hewan tersebut dilarang ada di sana.
















