Selain itu, Rifai menyinggung besaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN di Bengkulu Selatan yang relatif kecil. Menurutnya, hal tersebut menjadi alasan agar ASN tetap menjalankan kewajiban kerja secara maksimal.
“TPP kita kecil, gaji dibayarkan, maka kerja juga harus full. Kita akan melihat terlebih dahulu bagaimana dampak dari kebijakan WFA terhadap kinerja,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rifai menjelaskan bahwa Pemkab Bengkulu Selatan memilih untuk tetap mempertahankan sistem kerja lima hari sembari melakukan evaluasi terhadap penerapan WFA yang telah berjalan di tingkat provinsi.
“Kita tetap stabil dengan kerja lima hari. Ke depan, akan kita lihat perkembangan dan dampaknya terhadap kualitas pelayanan publik,” tutup Rifai.
















