Dilihat dari penduduk Indonesia yang bermayoritas populasi Muslim terbesar di dunia, yaitu sekitar 242,7 juta jiwa, hal inilah yang menjadi peluang besar untuk mengenalkan layanan tersebut supaya bisa diminati oleh masyarakat.
Kondisi ini juga di perkuat oleh Indeks Inklusi Keuangan Syariah yang baru sebesar 12,88% sementara Indeks Literasi Keuangan Syariah (ILKS) sudah mencapai 39,11% pada 2024.
Oleh karenanya, BSN memfokuskan diri untuk mengembangkan layanan berbasis digital agar produk dan layanan lebih mudah di akses oleh masyarakat.
“Kami menggabungkan pendekatan digital dan daring agar produk-produk BSN semakin mudah diakses oleh individu maupun pelaku usaha, Strategi ini tentunya juga perlu dibarengi dengan edukasi yang berkelanjutan dan memastikan produk dan layanan syariah ini untuk semua kalangan masyarakat,” ucap Alex.
















