BENGKULU, BEKENTV – Hujan deras beberapa waktu lalu menyebabkan banjir melanda Desa Lubuk Resam, Kecamatan Seluma Utara.
Banjir ini mengakibatkan belasan hektare tanaman padi milik masyarakat rusak, padahal sebagian sudah memasuki masa panen.
Salah seorang warga Desa Lubuk Resam, Saripudin (65), mengatakan bahwa selain merusak tanaman padi, hujan juga membanjiri pemukiman warga.
“Banjir terjadi pada Jumat sore 9 Januari kemarin. Belasan hektare padi masyarakat mengalami kerusakan. Padahal padi tersebut sudah memasuki masa panen,” tegas Saripudin.
Menurut Saripudin, selama ini Desa Lubuk Resam tidak pernah dilanda banjir, sehingga kejadian ini cukup mengejutkan.
Tak hanya sawah, lima rumah warga juga sempat terendam banjir. Saat ini, masyarakat Desa Lubuk Resam belum mengetahui total kerugian yang dialami akibat banjir tersebut.
“Untuk tanaman padi yang rusak diterjang banjir, masih ada yang bisa dipanen. Tapi sebagian tidak bisa dipanen lagi. Untuk rumah warga ada lima rumah yang sempat terendam,” ujar Saripudin.
Pasca banjir, pihak desa telah diminta untuk melaporkan kejadian ini ke Dinas Pertanian.
“Saat ini belum, tapi kami sudah minta agar segera dilaporkan ke Dinas Pertanian,” pungkasnya.
Kejadian banjir ini menjadi perhatian warga dan pemerintah desa setempat, mengingat sebagian besar penduduk Lubuk Resam menggantungkan hidup dari hasil pertanian, khususnya tanaman padi yang rusak akibat luapan air.
















