Aksi ini merupakan manifestasi panggilan nurani global dan solidaritas kemanusiaan, sebagaimana disampaikan dalam pernyataan resmi Kolektif Rakyat Bengkulu. Dalam naskah sikap tersebut ditegaskan bahwa rakyat Bengkulu berdiri di garis depan memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan bagi rakyat Palestina—selaras dengan nilai-nilai luhur yang termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
“Gerakan ini bukan sekadar luapan emosi sesaat, melainkan sebuah komitmen moral yang berkelanjutan. Kami menolak untuk diam menyaksikan ketidakadilan,” tegas pernyataan tersebut.
Adapun tiga poin utama sikap resmi Kolektif Rakyat Bengkulu yang dibacakan dalam aksi hari ini adalah sebagai berikut:
















