Kisah Singkat Taubat Nabi Adam AS
Dalam Al-Qur’an diceritakan bahwa Nabi Adam AS dan istrinya, Siti Hawa, melakukan kesalahan dengan melanggar larangan Allah SWT.
Setelah menyadari kekhilafan tersebut, keduanya tidak mencari pembenaran, tetapi langsung memohon ampunan kepada Allah SWT dengan penuh kerendahan hati.
Allah SWT mengabadikan doa Nabi Adam AS dalam Al-Qur’an:
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Qālā rabbanā ẓalamnā anfusanā wa in lam taghfir lanā wa tarḥamnā lanakūnanna minal-khāsirīn
“Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Al-A’raf: 23)
















