Ia menjelaskan, dukungan dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan karena keterbatasan kemampuan anggaran daerah. Rifai optimistis pelaksanaan pelebaran jalan Ulu Manna dapat mulai direalisasikan pada tahun 2026.
“Tahun 2026 saya yakin pelebaran jalan Ulu Manna ini sudah mulai dilaksanakan. Untuk titik nolnya nanti akan ditentukan secara teknis, namun usulan ini sudah kita sampaikan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rifai menambahkan bahwa sejumlah pembangunan infrastruktur strategis di Bengkulu Selatan tidak memungkinkan dibiayai hanya melalui Dana Alokasi Umum (DAU). Oleh karena itu, pihaknya telah menyampaikan kebutuhan pendanaan kepada Menteri Koordinator Infrastruktur.
















