Dalam sejarah Islam, banyak kisah yang mengajarkan tentang kesabaran saat diuji penyakit.
Nabi Ayyub AS adalah teladan terbaik dalam menghadapi sakit yang berkepanjangan.
Meski diuji dengan penyakit berat dan kehilangan harta serta keluarga, beliau tidak pernah mengeluh.
Justru doanya penuh kelembutan dan ketundukan kepada Allah, hingga akhirnya Allah mengangkat penyakit tersebut dan mengembalikan nikmat-Nya berlipat ganda.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa sakit bukan tanda kebencian Allah, melainkan bentuk kasih sayang-Nya.
Dengan doa, sabar, dan tawakal, seorang muslim dapat meraih pahala besar serta ketenangan hati meski tubuh sedang lemah.
















