“Pak Sudarmono datang dengan penuh kesadaran dan menyampaikan permintaan maaf atas perbuatannya. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat lainnya agar tidak melakukan tindakan serupa,” kata Sahat.
Sahat juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum dan mempromosikan Kota Bengkulu dengan cara yang santun dan positif.
“Mari kita perkenalkan Kota Bengkulu dengan cara-cara yang baik dan beretika. Fasilitas umum ini milik bersama dan harus kita jaga,” pungkasnya. (ahm)
















