BENGKULU, BEKENTV – Meskipun Dana Desa (DD) yang bersumber dari pemerintah pusat mengalami penurunan signifikan, Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Seluma justru mengalami kenaikan pada tahun anggaran 2026.
Kenaikan ADD tersebut dipicu oleh meningkatnya Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima Kabupaten Seluma. Pada tahun 2026, DAU tercatat naik sebesar Rp 3,1 miliar, yang secara langsung berdampak pada bertambahnya Alokasi Dana Desa (ADD). Dengan kenaikan ini, pemerintah daerah memastikan insentif atau gaji kepala desa dan perangkat desa akan mengalami peningkatan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Seluma, Nopetri Elmanto, mengatakan ADD pada tahun 2026 mengalami kenaikan sebesar 10 persen menjadi Rp 61,7 miliar.
“Dengan kenaikan ADD ini, maka gaji kepala desa dan perangkat desa juga ikut naik,” kata Nopetri.
Meski demikian, kenaikan gaji tersebut tidak akan sama di setiap desa. Besarannya disesuaikan dengan tambahan ADD yang diterima masing-masing desa.
“Tambahan ADD sebesar Rp 3,1 miliar ini dibagi ke seluruh desa, dan peruntukannya difokuskan untuk pembayaran gaji kepala desa dan perangkat,” jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga mencatat adanya penurunan Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat pada tahun 2026. Jika pada tahun 2025 alokasi Dana Desa mencapai lebih dari Rp 142 miliar, maka pada tahun 2026 turun cukup signifikan menjadi Rp 53 miliar.
Bahkan, setiap desa tidak lagi menerima Dana Desa sebesar Rp 1 miliar, dengan alokasi terbesar hanya sekitar Rp 300 juta per desa.
” Untuk DD tahun ini Rp 53 miliar, besaran DD masing – masing di setiap desa rata – rata Rp 300 juta, jadi tidak ada lagi yang Rp1 miliar,” ujarnya.
















