Bahkan, pemerintah daerah berencana melakukan studi banding ke TPA Bantar Gebang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, guna mempelajari penggunaan alat dan sistem pengelolaan yang lebih modern.
Sementara itu, Kepala DLHK Bengkulu Selatan, Erwin Muchsin, menyatakan pihaknya siap mengoptimalkan kinerja alat berat yang ada serta mendukung rencana penambahan sarana tersebut.
“Dengan tambahan alat berat, kami optimistis pengelolaan sampah di TPA Kayu Arau bisa lebih efektif dan tertata,” kata Erwin.
Erwin menambahkan, TPA Kayu Arau akan kembali beroperasi pada pekan depan setelah rampung menjalani perbaikan. Seluruh aktivitas pengangkutan sampah akan kembali difokuskan ke lokasi tersebut.
















