BENGKULU, BEKENTV – Perkembangan koperasi di Kabupaten Bengkulu Selatan menunjukkan kondisi yang memprihatinkan.
Dari 255 koperasi yang terdata, hanya 87 unit yang masih aktif menjalankan kegiatan usaha dan administrasi. Sementara itu, sebanyak 168 koperasi lainnya tercatat tidak aktif.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat koperasi memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi berbasis anggota dan pendukung sektor usaha kecil dan menengah.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bengkulu Selatan, Dwi Prian Dona mengatakan, persoalan utama koperasi yang tidak aktif umumnya berkaitan dengan lemahnya tata kelola dan administrasi organisasi.
















