BENGKULU, BEKENTV – Ruas jalan lintas Bengkulu–Manna, tepatnya di Kelurahan Masmambang, Kecamatan Talo, mendadak mencekam pada Kamis siang (29/1).
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza dan sepeda motor Honda Beat ini merenggut dua nyawa sekaligus di lokasi kejadian sekitar pukul 11.00 WIB.
Data yang dihimpun menyebutkan, insiden bermula saat Toyota Avanza perak dengan nomor polisi BD 1565 ER yang disopiri Akbar Haknas Nugraha (24) tengah melaju dari arah Kota Bengkulu menuju Manna.
Dari arah seberang, datang sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi BD 4397 MJ yang dikendarai oleh Tuhardin (57).
Petaka muncul ketika mobil yang dikemudikan Akbar mendadak hilang kendali setibanya di titik lokasi.
Kendaraan tersebut melenceng ke sisi kanan jalan dan masuk ke jalur lawan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat di bagian depan kedua kendaraan tidak dapat dielakkan lagi.
Dampak benturan keras tersebut menyebabkan Tuhardin menderita luka yang sangat fatal hingga mengembuskan napas terakhir di tempat.
Nasib serupa dialami penumpangnya, yang tak lain istri Tuhardin, Sri Darmawati (54), yang juga dinyatakan meninggal dunia akibat cidera parah.
Sementara itu, pengemudi Avanza hanya menderita luka ringan di area bibir dan penumpang di dalamnya dalam kondisi selamat.
Aparat kepolisian dari Satlantas Polres Seluma segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengumpulan data.
Kasat Lantas Polres Seluma, IPTU Arief Abdullah, mengonfirmasi kronologi sementara berdasarkan temuan di lapangan.
“Berdasarkan hasil sementara di TKP, mobil Avanza diduga hilang kendali dan keluar dari jalur sehingga mengambil jalur sepeda motor dari arah berlawanan. Akibatnya terjadi tabrakan depan yang menyebabkan dua korban meninggal dunia,” ujar IPTU Arief Abdullah.
Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat dalam kondisi ringsek berat dengan taksiran kerugian mencapai Rp7 juta.
Polisi masih terus menggali keterangan lebih lanjut untuk memastikan penyebab utama hingga mobil tersebut hilang kendali.
“Kami telah mendata identitas korban, saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.
















