BENGKULU, BEKENTV – Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Seluma sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan.
Tercatat sebanyak 148 kasus kecelakaan terjadi, dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 30 orang.
Kapolres Seluma, AKBP Bonar R. P. Pakpahan, menyebutkan bahwa angka tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatat 89 kasus kecelakaan lalu lintas. Kenaikan kasus mencapai sekitar 60 persen.
“Terjadi peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menjadi perhatian serius kami, khususnya dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan raya,” ujar Kapolres.
Selain korban meninggal dunia, dari total 148 kasus kecelakaan sepanjang 2025, sebanyak 107 orang mengalami luka berat yang berpotensi menyebabkan cacat permanen. Sementara itu, 86 korban lainnya mengalami luka ringan.
Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 dari 89 kasus kecelakaan lalu lintas, tercatat 20 orang meninggal dunia, 59 korban luka berat, dan 43 korban luka ringan.
Kapolres Seluma menjelaskan bahwa tingginya angka kecelakaan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kelalaian pengendara hingga kondisi infrastruktur jalan yang belum memadai, termasuk minimnya rambu peringatan di sejumlah titik rawan kecelakaan.
“Faktor manusia masih mendominasi, seperti kecepatan berlebih, tidak menggunakan helm, dan kurangnya kehati-hatian saat berkendara. Namun kondisi jalan dan keterbatasan rambu peringatan juga tidak bisa diabaikan,” jelasnya.
Untuk menekan angka kecelakaan dan korban jiwa, Polres Seluma terus melakukan berbagai upaya preventif dan represif.
Upaya tersebut meliputi penegakan hukum melalui operasi lalu lintas serta peningkatan penyuluhan dan sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Seluma, Iptu Arief Abdullah, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga edukasi dan perbaikan sarana pendukung keselamatan jalan.
“Kami rutin memberikan penyuluhan ke sekolah-sekolah dan masyarakat. Selain itu, kami juga mengusulkan perbaikan jalan serta penambahan rambu-rambu peringatan kepada instansi terkait, khususnya Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait, angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Seluma dapat ditekan secara signifikan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan ke depan.
















