BENGKULU, BEKENTV – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, memastikan penataan kawasan Taman Remaja akan mulai dilakukan pada tahun 2026 melalui stimulus dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2026. Penataan ini menyusul batalnya rencana pembangunan dan pengelolaan Taman Remaja oleh investor lokal, Yodan Grup.
Helmi Hasan menjelaskan, pada awal tahun 2025 sempat ada investor lokal yang menyatakan ketertarikan untuk membangun dan mengelola kawasan Taman Remaja.
Pemerintah Provinsi Bengkulu pun memberikan kesempatan tersebut, namun rencana itu tidak berlanjut karena adanya sejumlah pertimbangan.
“Ada investor lokal yang tertarik tentu kita berikan kepercayaan tapi di perjalanan ada pertimbangan lain, sehingga tidak jadi,” kata Helmi Hasan.
Setelah batalnya kerja sama dengan investor, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengambil langkah dengan mengusulkan pembangunan revitalisasi Taman Remaja kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
“Kita usulkan ke Kementerian, insyaallah ada sinyalnya,” ujarnya.
Selain mengandalkan dukungan dari pemerintah pusat, Helmi Hasan menegaskan Pemprov Bengkulu juga akan mengalokasikan dana APBD untuk sejumlah pembangunan di kawasan tersebut.
Salah satu prioritas utama adalah pembangunan jogging track yang ditargetkan mulai terealisasi pada tahun 2026.
“Saya katakan dari APBD juga ada, minimal tahun 2026 jogging track sekeliling pagar terealisasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kondisi Taman Remaja yang masih alami dengan pepohonan rindang sangat cocok dimanfaatkan sebagai ruang olahraga bagi masyarakat.
“Taman Remaja ini masih rindang cocok untuk masyarakat olahraga maka kita bangun jogging track,” pungkasnya.
















