Ini termasuk perkara yang paling sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
2. Tidur Nyenyak yang Menghilangkan Kesadaran
Tidur dapat membatalkan wudhu apabila seseorang tidur dalam kondisi lelap hingga tidak menyadari keadaan sekitarnya.
Namun, jika hanya mengantuk ringan atau tertidur sambil duduk tegak dan masih sadar, sebagian ulama berpendapat wudhunya tidak batal.
Intinya, patokan utamanya adalah hilangnya kesadaran. Jika kamu ragu apakah tidurmu lelap atau tidak, lebih baik memperbarui wudhu untuk kehati-hatian.
3. Hilang Akal atau Kesadaran
Segala hal yang menyebabkan hilangnya akal, seperti pingsan, mabuk, atau gila, termasuk pembatal wudhu.
















