BEKENTV – Manfaat olahraga ada banyak, salah satunya dapat mengecilkan paha, simak rekomendasinya di sini.
Tidak ada salahnya merutinkan olahraga atau jenis latihan yang bisa membuat tubuh makin sehat.
Tentunya hal ini dapat meminimalkan risiko terkena penyakit berbahaya.
Terdapat gen yang disebut KLF14 yang memiliki fungsi penting guna mengatur pembagian lemak di sejumlah bagian tubuh wanita.
Sehingga adanya perbedaan dalam varian gen KLF14 pada tubuh setiap wanita, diduga ikut menentukan bentuk tubuhnya.
Misal bentuk tubuh layaknya buah pir, hal ini identik pada ukuran paha yang lebih besar.
Jika kamu ingin mendapatkan paha yang ramping, bisa banget mencoba beberapa jenis olahraga ini.
Ada beberapa jenis olahraga yang sangat mendukung untuk mengecilkan paha.
Cara ini juga dilakukan dengan tujuan untuk menurunkan berat badan, sehingga perlu bagi kamu merutinkannya untuk mendapat hasil yang baik.
Untuk ini perlu bagi kamu tetap menjaga pola makan sehat dan melatih fisik agar dapat mengurangi lemak serta bisa mengencangkan otot-otot tubuh, termasuk bagian paha.
Dilansir dalam laman alodokter, berikut beberapa jenis olahraga atau latihan fisik yang bisa membantu untuk,mengecilkan paha.
1. Traditional squat
Olahraga traditional squat adalah jenis squat yang sangat dasar, terlebih dapat dilakukan di manapun.
Traditional squat ini punya manfaat dalam mengecilkan paha, juga bisa mengencangkan otot paha pada bagian dalam.
Olahraga jenis tersebut bisa dilakukan menggunakan beban, maupun sebaliknya.
Berikut adalah langkah dalam melakukan traditional squat:
– Cobalah untuk berdiri dengan tegak serta buka kakimu sampai sejajar pada bahu. Lalu, rentangkan kedua tangan ke depan.
– Selanjutnya kamu dapat tarik napas dalam supaya otot perut mengencang.
– Tekuk kedua kaki, turunkan badan serta dorong bokongmu ke arah belakang dengan perlahan sampai terlihat seperti ingin duduk.
– Pastikan juga bahwa punggung dan bahu tetap lalu tahan sejenak posisi ini, kemudian buang napas secara perlahan-lahan.
– Angkat kembali tubuhmu dengan perlahan sampai pada posisi awal.
– Lakukanlah traditional squat ini sebanyak 3 set dalam 12–15 kali pengulangan. Bila telah terbiasa dengan latihan tersebut, cobalah tambahan beban dumbbell di tangan.
2. Two-thirds jump squat
Two-thirds jump squat, merupakan latihan yang bisa mengerahkan otot sampai pada potensi maksimal dalam waktu singkat.
Sebagaimana Jump squat tersebut dapat melatih kekuatan otot paha bagian depan, paha belakang, pinggul, dan juga bokong. Kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini dalam melakukan two-thirds jump squat, yakni:
– Berdiri menggunakan posisi kaki direntangkan lalu disejajarkan dengan bahu dan letakkan lengan di bagian samping tubuh.
– Turunkan badan seperti posisi squat.
– Ketika posisi tubuh hampir jongkok, kamu dapat melompat sambil mengangkat kedua lengan ke atas.
– Saat mendarat, posisikan tubuhmu seperti semula.
– Lakukan two-thirds jump squat sebanyak 3 set dalam 20 kali pengulangan.
3. Plie squat
Selain two-thirds jump squat, ada juga olahraga plie, dimana jenis olahraga ini menggunakan gerakan dasar yang dilakukan pada balet.
Sehingga, bila dikombinasikan bersama squat, gerakan tersebut dapat membantu mengaktifkan otot-otot di paha bagian dalam. Berikut cara melakukan gerakan plie squat secara tepat, yaitu:
– Berdiri pada posisi kaki terbuka (sedikit lebih lebar dari bahu).
– Kamu dapat pastikan jari-jari kaki telah menghadap ke luar.
– Kemudian angkat dan luruskan kedua tangan ke arah depan.
– Jongkok secara perlahan-lahan sampai sudut lutut membentuk 90 derajat (tetap mempertahankan posisi tangan).
– Berdirilah kembali seperti posisi semula.
– Lalu dapat diulangi gerakan tersebut dan lakukanlah selama 1 menit saja.
4. Wall squat
Berikutnya ada wall squat, Olahraga jenis ini merupakan salah satu squat paling mudah dilakukan, mirip dengan traditional squat, untuk itu cocok dilakukan pemula.
Latihan tersebut bisa membangun kekuatan isometrik dan juga melatih otot paha depan serta betis. Berikut cara melakukan wall squat dengan beberapa tahapan gerakan, yaitu:
– Sandarkan punggung pada dinding.
– Lalu rentangkan kaki dengan sejajar bahu.
– Turunkan badan layaknya posisi traditional squat sampai lutut membentuk sudut 90 derajat. Kemudian tahan posisi selama 20–60 detik.
– Pastikan terlebih dulu punggung tetap bersandar pada dinding.
– Lalu berdirilah kembali seperti posisi semula dengan perlahan.
– Ulangi lagi wall squat sebanyak 3–10 kali.
5. Lunges
Tidak hanya jenis olahraga di atas, Lunges adalah latihan fisik yang punya manfaat dalam memperkuat tubuh bagian bawah, misal paha, bokong, dan juga betis.
Sehingga, akan terlihat dengan gerakan yang dilakukan bisa membantu mengecilkan paha. Kamu dapat simak di sini cara melakukan lunges dengan gerakan, yakni:
– Berdirilah dalam posisi kaki terbuka selebar bahu.
– Kemudian langkahkan salah satu kaki agak jauh ke depan, sambil kamu turunkan badan sampai lutut membentuk sudut 90 derajat.
– Tahan gerakannya selama beberapa detik, lalu kamu bisa berdiri tegak kembali.
– Setelah satu gerakan usai, kamu dapat lakukan hal yang sama dengan kaki sebelahnya.
– Sebagai mendapatkan manfaat dari olahraaga lunges, disarankan untuk melakukannya sebanyak 3 set dalam 10–12 kali pengulangan pada setiap kaki.
Inilah beberapa jenis olahraga yang dapat mengecelkan paha. Cukup lakukan secara rutin. Semoga bermanfaat.
(Annisa FL)
















