BENGKULU, BEKENTV – Pemerataan akses digital di Provinsi Bengkulu masih menghadapi tantangan besar.
Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Bengkulu mencatat, dari total 1.514 desa yang ada, sebanyak 41 desa hingga kini masih mengalami keterbatasan jaringan telekomunikasi.
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, mengungkapkan bahwa dari puluhan wilayah tersebut, terdapat 4 desa yang berstatus blank spot atau sama sekali tidak terjangkau jaringan, sementara 37 desa lainnya masuk kategori low signal (sinyal rendah).
“Dari 1.514 desa yang ada, terdata ada 41 desa yang belum memiliki akses internet dengan optimal, 4 desa diantaranya ketegori blank spot atau benar-benar tidak ada sinyal sedangkan 37 lainnya ketegori low signal atau on off sinyalnya,” ujar Nelly, Senin (16/2).
















