Ia menambahkan, saat ini pembangunan gerai koperasi masih terus berlangsung. Dari 24 gerai yang sempat mulai dibangun, dua di antaranya harus ditunda akibat kendala lahan.
“Dua gerai yang ditunda berada di Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Seginim dan Desa Tanjung Tebat Kecamatan Bungamas karena permasalahan lahan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk gerai koperasi lainnya, pemerintah daerah masih memfasilitasi pencarian lahan serta proses pengajuan izin pinjam pakai lahan ke Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, hingga kementerian dan lembaga terkait.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berharap desa dan kelurahan yang belum memulai pembangunan dapat segera menyelesaikan proses administrasi, sehingga Gerai Koperasi Merah Putih dapat segera beroperasi dan mendukung penguatan ekonomi masyarakat.
















