SELUMA, BEKENTV – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, peredaran uang palsu (upal) mulai menghantui para pelaku usaha di Kabupaten Seluma. Terbaru, uang palsu pecahan Rp20.000 dan Rp100.000 ditemukan beredar di wilayah Kecamatan Sukaraja.
Salah satu korbannya adalah agen BRILink di Desa Bukit Peninjauan II. Temuan ini memicu kekhawatiran karena aktivitas jual beli masyarakat diprediksi akan terus meningkat hingga Idulfitri mendatang.
Pengelola agen BRILink, Ady, mengungkapkan bahwa temuan uang palsu ini bukan pertama kalinya terjadi. Para pelaku diduga memanfaatkan kelengahan pemilik usaha saat kondisi sedang ramai transaksi.
















