6. Kufur nikmat dan tidak bersyukur
Kufur nikmat, yaitu mengingkari atau menyalahgunakan nikmat Allah, juga dapat menghapus keberkahan amal. Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu kufur, sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)
Rasa syukur menjadi penjaga agar amal kebaikan tetap bernilai dan bertambah pahalanya.
7. Murtad atau keluar dari Islam
Keluar dari Islam setelah beriman merupakan sebab gugurnya seluruh amal kebaikan.
Allah SWT menegaskan bahwa orang yang murtad lalu meninggal dalam kekafiran, maka seluruh amalnya di dunia menjadi sia-sia.
















