Ketua RT 07 Kelurahan Timur Indah, Riyes Eriawan menyampaikan bahwa secara geografis, wilayah tersebut memiliki topografi berbukit dengan saluran drainase utama yang sangat dekat dengan lokasi penimbunan.
“Kondisi ini berpotensi menyebabkan limpasan material FABA terbawa air hujan ke lingkungan sekitar, termasuk ke sumur warga yang menjadi sumber utama air bersih.” kata Riyes.
Riyes juga menambahkan bahwa wilayah sekitar lokasi pembuangan FABA juga merupakan wilayah aktif bermain anak anak, ini menjadi kekhawatiran bahwa dampak pembuangan limbah FABA akan berdampak pada anak anak yang tinggal di sekitar lokasi pembuangan.
















