Keluhan warga terkait banyaknya lalat sudah berlangsung cukup lama, Namun, hingga kini belum ada penanganan serius dari pihak pemilik usaha kandang ayam tersebut.
Warga terpaksa hidup berdampingan dengan lalat yang jumlahnya semakin hari semakin banyak dan mengganggu.
“Bertahun-tahun masyarakat hidup dengan kondisi seperti ini. Yang didapat masyarakat hanya lalat,” katanya.
Pemerintah desa pun berharap pemilik kandang ayam dapat segera melakukan pembenahan sistem pengelolaan kandang.
Salah satu solusi yang disarankan adalah beralih dari sistem manual ke sistem blower agar penyebaran lalat dapat diminimalkan.
















