BENGKULU, BEKENTV – 2 orang anak yang berasal dari Desa Talang Rami, Kecamatan Seluma Utara, terindikasi stunting.
Mendapati laporan tersebut, Wakil Bupati Seluma, Gustianto, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Seluma, langsung turun ke lapangan dengan mendatangkan dokter anak untuk mengecek kondisi kedua anak tersebut serta memberikan makanan bergizi.
Wakil Bupati Seluma, Gustianto, membenarkan bahwa dua anak dari satu keluarga di Desa Talang Rami, Kecamatan Seluma Utara, benar terindikasi stunting.
Ia mengatakan, faktor utama indikasi stunting pada kedua anak tersebut disebabkan oleh pola asuh yang salah akibat kurangnya pengetahuan.
“Iya, ini disebabkan pola asuh yang salah. Kita tadi sudah mendatangkan dokter serta memberikan bantuan untuk meningkatkan gizi dan makanannya,” sampai Wabup Seluma, Gustianto.
Ia memastikan ke depannya akan lebih mengencarkan sosialisasi terkait pencegahan stunting di masyarakat, karena salah satu penyebab stunting adalah pola asuh.
“Salah satu penyebab stunting adalah pola asuh yang keliru. Oleh karena itu, kehadiran kami di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pola asuh yang benar,” tegas Wakil Bupati.
Sementara itu, Wabup mengklaim angka stunting di Kabupaten Seluma pada periode 2024 hingga 2025 mengalami penurunan yang signifikan.
Atas capaian tersebut, Kabupaten Seluma juga memperoleh penghargaan dari pemerintah pusat atas keberhasilannya dalam menekan angka stunting.
“Alhamdulillah, selama dua tahun berturut-turut angka stunting di Kabupaten Seluma terus mengalami penurunan,” ujarnya.
















