Namun setelah perjalanan, korban tidak kembali ke rumah hingga akhirnya ditemukan tewas di kebun warga.
“Sebelumnya korban masih terlihat di desa karena ada kegiatan turnamen. Sore harinya dia diminta mengantar neneknya ke Curup. Setelah itu tidak pulang lagi,” ujar Iwan.
Sementara itu, beredar informasi di masyarakat bahwa sebelum korban ditemukan tewas, sempat terjadi penggerebekan kasus narkoba di sekitar lokasi kejadian, sehingga korban diduga melarikan diri melalui pintu belakang.
“Informasi yang kami terima memang ada penggerebekan, tapi kami belum tahu pasti kebenarannya,” kata Iwan.
Tak lama kemudian, kabar tersebut langsung dibantah oleh pihak kepolisian. Kapolres Kepahiang melalui Wakapolres Kepahiang, Kompol Sultoni, menegaskan tidak ada operasi penggerebekan narkoba di lokasi kejadian di waktu itu.
















