“Kebijakan WFA ini masih kita lanjutkan di bulan Maret. Meskipun dampaknya belum terlalu signifikan, setidaknya sudah membantu menekan biaya listrik, air, perawatan gedung, dan operasional harian lainnya,” ujar Herwan Antoni, Senin (2/3/2026).
Herwan menambahkan bahwa biaya operasional perkantoran di lingkungan Pemprov Bengkulu saat ini masih tergolong tinggi. Oleh karena itu, perpanjangan WFA menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas anggaran daerah tanpa menghambat roda pemerintahan.
Meski memberikan fleksibilitas lokasi kerja, Herwan menegaskan bahwa pelaksanaan WFA tidak dilakukan tanpa kontrol. Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen melakukan evaluasi berkala terhadap produktivitas pegawai.
















