Ia menjelaskan, selain program tadarus dan khatam Alquran, warga binaan juga mendapatkan berbagai materi keagamaan, seperti fikih perempuan, keutamaan bulan Ramadan, serta praktik salat taubat.
Pihak lapas juga menghadirkan penyuluhan kesehatan guna memastikan kondisi fisik warga binaan tetap terjaga selama menjalankan ibadah puasa.
“Tidak hanya pembinaan rohani, kami juga memberikan penyuluhan kesehatan terkait bagaimana menjaga kondisi tubuh selama Ramadan. Ada juga kegiatan FGD, diskusi, serta konseling dengan konselor untuk membantu mereka mengelola emosi dan mempersiapkan diri menjalani Ramadan dengan lebih baik,” tambahnya.
















