BENGKULU SELATAN, BEKENTV – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bengkulu Selatan mengakui sektor pajak sarang burung walet masih menjadi tantangan besar. Untuk tahun anggaran 2026, target penerimaan pajak dari sektor ini ditetapkan cukup moderat, yakni sebesar Rp3 juta.
Kepala Bapenda Bengkulu Selatan, Edwin Permana, menjelaskan bahwa angka tersebut belum bisa dipatok tinggi lantaran adanya berbagai kendala teknis dan keterbukaan informasi dari para pelaku usaha.
Menurut Edwin, tantangan terbesar yang dihadapi petugas di lapangan adalah keterbatasan data produksi. Banyak pelaku usaha sarang walet yang masih enggan memberikan informasi transparan mengenai jumlah panen dan nilai penjualan mereka.
















