Pada saat kejadian, Supratman diketahui sedang merantau, bekerja sebagai pekebun di Curup dan telah meninggalkan rumah selama kurang lebih sembilan bulan.
Selama periode itu, warga sering melihat DN datang ke rumah DSA melalui pintu belakang. Jarak rumah DN dan DSA hanya sekitar 300 meter.
DN disebut datang dengan berjalan kaki tanpa kendaraan, sehingga tidak mudah diketahui. Beberapa warga bahkan mengaku sempat mengamati aktivitas keduanya dari luar rumah.
DN berprofesi sebagai sopir, sementara DSA merupakan ibu rumah tangga. Hubungan DN dengan Supratman sebelumnya dikenal cukup dekat. Keduanya sering berinteraksi, bahkan DN pernah meminjam uang kepada Supratman.
















