Meski demikian, pelaksanaan skrining di lapangan tidak selalu berjalan mulus. Salah satu kendala yang kerap dihadapi adalah bocornya informasi kegiatan, sehingga sebagian sasaran tidak berada di lokasi saat tim kesehatan datang melakukan pemeriksaan.
Kendati menghadapi hambatan, Dinkes tetap melanjutkan program skrining sebagai bagian dari upaya menekan laju penularan HIV. Dinas juga terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya tes HIV sebagai langkah perlindungan kesehatan pribadi dan lingkungan sekitar.
“Harapan kami, program skrining terus berjalan dan semakin banyak warga yang bersedia melakukan tes secara sukarela,” tutup Nelli.
















