Perbedaan mendasar pada pelaksanaan MBG di bulan suci kali ini terletak pada jenis makanan yang disajikan. Mengingat kondisi siswa yang sedang berpuasa, pihak pengelola memutuskan untuk beralih dari menu masakan basah ke menu makanan kering yang lebih tahan lama dan praktis.
“Untuk makanan, kemungkinan besar kita tidak memakai makanan basah. Kita menggunakan makanan kering seperti roti, telur, dan buah-buahan,” jelas Reno.
Reno juga menepis kekhawatiran masyarakat mengenai penurunan kualitas nutrisi akibat beralihnya menu ke makanan kering. Ia menjamin bahwa setiap porsi yang diberikan telah melewati audit ketat dari tim ahli.
















