Tentu kita sendiri memiliki alasan tersendiri, ada juga hanya mengharapkan pahala dari-Nya, sehingga membuat tujuan kita tidak memiliki kepemilikan yang sebenarnya.
Namun, semua itu kembali lagi kepada-Nya,sebab hanya Allah yang mengetahu serta pantas menilai seorang hamba, baik atau buruknya manusia tergantung dari penilaian-Nya.
Hanya saja, ketika ada pemahaman tentang bagaimana cara mendekatkan diri kepada-Nya kenapa tidak untuk diamalkan?
Jangan salah mengira, bahwa motivasi tidaklah penting dalam mengenal Allah justru dari sanalah kita memiliki ghiroh dalam berjuang, tetap memperdalam ilmu, manambah wawasan serta banyak motivasi lain yang menjadi pendorong kenapa kita hendak mengenal-Nya.
















