<strong>BENGKULU, BEKENTV</strong> – Era digitalisasi yang berkembang pesat ternyata belum sepenuhnya dikuasai oleh seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Seluma. Bupati Seluma, Teddy Rahman, mengungkapkan kekecewaannya setelah menerima laporan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) mengenai masih adanya kepala sekolah (Kepsek) yang buta teknologi alias gaptek. Bupati mengaku terkejut saat mengetahui masih ada pimpinan satuan pendidikan yang bahkan kesulitan untuk sekadar mengakses surat elektronik atau email. Teddy Rahman menilai kondisi ini sebagai kendala serius dalam upaya memajukan kualitas pendidikan di Bumi Serawai Serasan Seijoan.<!--nextpage--> Menurutnya, mustahil transformasi pendidikan bisa berjalan jika garda terdepannya masih asing dengan perangkat teknologi dasar. "Saya terkejut ada kepsek yang tidak bisa buka email," kata Teddy. Bupati menegaskan bahwa tuntutan zaman saat ini mengharuskan setiap pendidik untuk beradaptasi dengan sistem serba digital. Ketidakmampuan mengoperasikan teknologi dianggap sebagai hambatan dalam meningkatkan mutu sekolah. "Ini sangat disayangkan, di era transformasi digital seperti sekarang ini, kepala sekolah dan guru harus melek teknologi," kata Bupati Seluma, Teddy Rahman. Lebih lanjut, Teddy menyoroti bahwa kompetensi guru dan kepala sekolah memiliki korelasi langsung dengan kualitas SDM siswa yang dihasilkan.<!--nextpage--> Jika para pengajar tertinggal secara teknologi, maka murid-murid pun dikhawatirkan tidak akan mampu bersaing di masa depan. "Transformasi ilmu guru dan kepsek itu penting. Jadi jangan gaptek gaptek amatlah, masa buka email saja nggak bisa," Ujar Bupati. Ia menuntut adanya kemauan dari para pendidik untuk terus memperbarui kapasitas diri (upgrade) dan melakukan inovasi demi menciptakan generasi berkualitas. "Saya tegaskan untuk kepsek dan guru kelimuan harus benar benar di upgrade, ini sangat penting untuk generasi kedepan" tambah Bupati Seluma. Instruksi Khusus untuk Dikbud Menyikapi temuan ini, Bupati Seluma memberikan mandat tegas kepada jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma. Ia meminta Dikbud tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah konkret untuk mengentaskan buta teknologi di kalangan Kepsek dan guru.<!--nextpage--> "Saya minta Dikbud berperan di sini, jangan sampai ke depan hal seperti ini terjadi lagi," pungkasnya.