Menurutnya, mustahil transformasi pendidikan bisa berjalan jika garda terdepannya masih asing dengan perangkat teknologi dasar.
“Saya terkejut ada kepsek yang tidak bisa buka email,” kata Teddy.
Bupati menegaskan bahwa tuntutan zaman saat ini mengharuskan setiap pendidik untuk beradaptasi dengan sistem serba digital. Ketidakmampuan mengoperasikan teknologi dianggap sebagai hambatan dalam meningkatkan mutu sekolah.
“Ini sangat disayangkan, di era transformasi digital seperti sekarang ini, kepala sekolah dan guru harus melek teknologi,” kata Bupati Seluma, Teddy Rahman.
Lebih lanjut, Teddy menyoroti bahwa kompetensi guru dan kepala sekolah memiliki korelasi langsung dengan kualitas SDM siswa yang dihasilkan.
















